...
|
Suatu
pengamatan metoda peninjauan peningkatan kemampuan
|
.
pengamatan
...
|
Bagaiman
mengukur peningkatan masyarakat untuk menjadi lebih kuat--lebih berdaya
|
.
...
| Masalah
yang kita hadapi: |
...
| Sasaran
kita dinyatakan;kita ingin memperkuat masyarakat. Kita merasa bahwa kita
memiliki suatu cara untuk memperkuat,tapi bagaimana kita mengetahui kapan
kita akan berhasil, atau berkembang kearah mana? |
.... |
Apa
yang dapat dimaksudkan dengan pertanyaan diatas, adalah, “bagaimana
kita mengukur kekuatan dari masyarakat yang kita nyatakan sedang kita lakukan?”
Dengan kata lain, “Apa yang kita maksud dengan memperkuat masyarakat,
dengan meningkatkan kemampuan mereka, dengan memberdayakan mereka?”
Kita dapat menggunakan 3 (1 pemberdayaan, 2 perkuatan, 3 peningkatan
kemampuan) alternative, meskipun satu atau yang lainnya dapat lebih
diterima pada masyarakat yang berbeda. |
...
| Sebagai
contoh, kata “pemberdayaan” terlihat muncul lebih kepada sasaran
politis, sedangkan “peningkatan kemampuan” muncul lebih bersifat
netral (non politis), sehingga lebih diterima bagi ahli teknis yang
tidak ingin terpengaruh dengan semua yang mungkin dapat memunculkan kecacatan
ideology atau politik. Kata “perkuatan” dapat diletakkan diantara
keduanya. |
. |
“Pengukuran”
dan “pendefenisian,” seperti yang anda lihat, lebih mendekatkan
hubungan diantara mereka. |
...
| Kita
dapat melihat bahwa, dalam program kita dalam perkuatan masyarakat, tujuan
kita, yang terakhir telah dikeluarkan bahwa kita menginginkan untuk membuat
suatu proses sistematis (atau menyusun prosedur) pengawasan dan
pengevaluasian hasil dari semua tujuan kegiatan kita pada pencapaian perkuatan
tersebut. Kita tidak dapat mengukur sesuatu kecuali kita mengetahui
apa yang akan kita ukur, dan cara apa yang akan kita tempuh untuk mengukurnya
(alat apa yang dapat kita gunakan). |
... |
Lainnya,
secara sepintas, objek ketertarikan kita, “masyarakat” juga
merupakan permasalahan dalam tahapan pengidentifikasian secara tepat. Lihat,
“apa itu masyarakat?” Masyarakat kita maksudkan disini sebagai
sesuatu yang lebih dari suatu kumpulan dari orang perorangan; merupakan
organisasi (organisasi besar) dari masyarakat yang kita harapkan
dapat diperkuat. Jika orang perorangan menjadi kuat saat itu, biarkan saja,
tapi kita mengharapkan dapat melihat peningkatan kemampuan organisasi masyarakat
secara keseluruhan. |
...
| Sayangnya,
kita tidak memiliki alat ukur elektronik dimana, saat ia berpindah dari
62 ke 79, kita dapat mengatakan bahwa kekuatan telah meningkat sebesar
16 angka. Apa yang dapat kita lakukan? |
. |
Mungkin
kita dapat menganalisa konsep dari “kekuatan”, “kekuasaan”
atau “kemampuan”, yang ada pada masyarakat,lihat pada beberapa
komponennya, dan lihat jika, dari mereka, kita dapat mengidentifikasi suatu
kumpulan pengamatan yang akan menunjukan pada kita bahwa telah terjadi
beberapa pemberdayaan atau peningkatan kemampuan. |
...
...
| Elemen
-– elemen kekuatan: |
...
| Apa
saja komponen-komponen, atau elemen-elemen, dari masyarakat dan kemampuan
organisasi, yang berubah sebagai suatu masyarakat atau organisasi menjadi
lebih berdaya? |
. |
Berkaitan
dengan: 16 elemen pemberdayaan masyarakat. |
...
...
...
|
Bagaimana
kekuatan, atau mengubah tingkat kekuatan, dapat diukur?
|
. |
Berhubungan
dengan Metode keterlibatan dari pengukuran
pemberdayaan.
|
...
| Sasaran
dari masyarakat berbeda dengan sasaran dari badan perkuatan masyarakat.
Sasaran dari msyarakat, sebagai contoh, membangun system pengairan atau
balai kesehatan, apapun keputusannya, misalkan dengan pembimbing pengizin
atau penggerak. Badan yang menyediakan penggerak, secara kontras,
memiliki sasaran yang berbeda, yaitu menggunakan tindakan mandiri masyarakat
sebagai pengertian dari perkuatan masyarakat itu (meningkatkan kapasitas
mereka, memberdayakan mereka). |
. |
Pengawasan
dan penilaian oleh lembaga dan anggota masyarakat menimbulkan perbedaan,
karena mereka mengukur kemajuan berkaitan dengan pencapaian objek yang
berbeda. Pengawasan konstruksi fisik suatu balai kesehatan relatif
lebih mudah; mereka dapat melaporkan, sebagai contoh, konstruksi tersebut
telah mencapai tingkat pondasi atau dinding. Pengawasan terhadap
perubahan kekuatan masyarakat, secara kontras, bermaksud menampilkan beberapa
kumpulan pengukuran sosiologi atas karakteristik perubahan social masyarakat
(seperti susunan di atas). |
...
| Meskipun
terdapat perbedaan sasaran, keberadaan masyarakat sebagai bagian dari proses
pengukuran kekuatan dan menilai setiap peningkatan dalam kekuatan masihlah
sangat penting. Saat membangun suatu balai kesehatan, terdapat batasan
atau objek yang tetap, dan sangat mudah untuk melihat titik dimana konstruksi
balai kesehatan telah selesai. Dalam menilai kekuatan atau kemampuan
masyarakat, sasaran terbuka; tidak ada batasan pada proses. |
. |
Masyarakat
(anggota dalam kelompok rapat, tidak hanya beberapa fungsi atau individu
yang berpengaruh) harus sumber utama penilaian jika terdapat peningkatan
kekuatan, dan jika masih terdapat keinginan dari masyarakat. Metode
pengamatan
penunjukan masyarakat, harus berbeda antara pengawasan konstruksi suatu
fasilitas dengan pengawasan kekuatan masyarakat yang membangunnya. |
.
.
...
Panduan
lokakarya yang digunakan
dalam pengukuran
pemberdayaan: |
...
| Untuk
mendampingi kedua dokumen penting yang dinyatakan di atas, (1) Enam Belas
Elemen Pemberdayaan dan (2) metode perlibatan untuk mengukur peningkatan
kemampuan, beberapa panduan lokakarya juga telah dipersiapkan sebagai bagian
dari modul ini. |
. |
Meliputi:
Enam Belas Elemen Pemberdayaan, panduan;
Catatan
pihak yang terlibat dalam pengukuran peningkatan kemampuan,
panduan; dan Bentuk Dari MengukurPerubahan
Dalam Kekuatan, panduan. |
––»
«––
|